Jumat, 21 Juni 2013

Pertemuan IV "MEDIA TRANSMISI WIRELESS"

PERTEMUAN IV
MEDIA TRANSMISI WIRELESS
A.      Media Transmisi Wireless
            Media transmisi wireless merupakan suatu media transmisi data yang tidak memerlukan kabel dalam proses transmisinya, media unguided/wireless ini memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara, atau air.Untuk transmisi, Antena menyebarkan energy elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk penerimaan sinyal, antena menangkap gelombanvg elektromagnetikdari media.
Pada dasarnya terdapat dua jenis konfigurasi untuk transmisi wireless, :
1.      Searah                                                                                                                             
Untuk konfigurasi searah, antena pentransmisi mengeluarkan sinyal elektromagnetik yang terpusat; antenna pentransmisi dan antenna penerima harus disejajarka dengan hati-hati. Umumnya, semakin tinggi frekuensi sinyal, semakin mungkin menfokuskannya kedalam sinar searah.
2.      Segala Arah
Untuk konfigurasi segala arah, sinyal yang ditransmisikan menyebar luas ke seagala penjuru dan diterima oleh banyak antena.

Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Wireless

Keunggulannya :

1. Dapat dipergunakan untuk komunikasi data dengan jarak yang jauh sekali. Tergantung LOS (Line of Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam memancarkan gelombang.
2.   Sangat baik digunakanpada gedung yang sangat sulit menginstall kabel.


Kerugiannya :
1.      Sulit diperoleh karena spektrum frekuensi terbatas.
2.      Biaya instalasinya, operasional dan pemeliharaan sangat mahal.
3.      Keamanan data kurang terjamin.
4.      Pengaruh gangguan cukup besar.
5.      Transfer data lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan kabel.
Yang unik dari media transmisi wireless adalah :
1.      Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda antara pengirim dan penerima sehingga sinyal terhalang dan tidak sampai pada penerima (gejala ini sangat terasa pada komunikasi wireless dengan IR).
2.      Bersifat broadcast akibat pola radiasinya yang memancar ke segala arah, sehingga semua terminal dapat menerima sinyal dari pengirim.
Ada beberapa keadaan tertentu yang membuat penghubung nirkabel digunakan, yaitu :
a.       Tempat yang tidak memungkinkan penggunaan kabel.
b.      Untuk orang-orang yang sering berpindah lokasi pada tempat kerja. 
c.       Untuk instalasi sementara.Jaringan Small Office and home Office (SOHO)
d.      Untuk mem-back up jaringan yang menggunakan kabel. 
e.        Fasilitas pelatihan atau pendidikan

B.     Jenis-Jenis Media Transmisi Wireless

1.      Microwave Radio
Microwave Radio adalah salah satu system transmisi yang menggunakan frekuensi ultra tinggi (dalam orde GHz - GigaHertz).
Sistem yang sering digunakan adalah Point – to -Point, seperti gambar berikut :
Sinyal frekuensi yang tinggi berakibat terhadap redaman, yang biasa muncul antara lain disebabkan oleh cuaca. Untuk memperoleh performansi yang baik, maka daerah antara 2 antena harus bebas penghalang (LOS = Line Off Site). Kapasitas radio microwave bermacam-macam, antara lain : 2 Mbps, 8 Mbps, 34 Mbps, 140 Mbps. Untuk jarak yang jauh, antara terminal biasanya dipasang repeater.
2.      Sistem Satelit
Satelit adalah alat elektronik yang mengorbit bumi yang mampu bertahan sendiri. Bisa diartikan sebagai repeater yang berfungsi untuk menerima signal gelombang microwave dari stasiun bumi, ditranslasikan frequensinya, kemudian diperkuat untuk dipancarkan kembali ke arah bumi sesuai dengan coveragenya yang merupakan lokasi stasiun bumi tujuan atau penerima.
Kelebihan satelit :
1.      Tidak perlu LOS ( Line of Sigth ) dan tidak ada masalah dengan jarak dan koneksi dapat dilakukan dimana saja.
2.      Jarak jangkauan yang sangat luas.
3.      Komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik ke banyak
4.      Titik secara broadcasting ataupun multicasting.
5.      Kecepatan bit akses tinggi dan memiliki bandwidth lebar.

Kekurangan Media Satelite :
1.       Distance insensitive: Biaya komunikasi untuk jarak pendek maupun jauh relatif sama.
2.       Hanya ekonomis jika jumlah User besar dan kapasitas digunakan secara intensif.
3.       Delay propagasi besar.
4.       Rentan terhadap pengaruh atmosfir.

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQdppeJ_gjgeKXOerG7i07gl_M8U4AeOfcg4Co43BJq48aQ07V6gg

Gambar Satelit


3.      Sinar Infra Merah
Sinar Infra merah  generasi pertama dari teknologi koneksi nirkabel yang digunakan untuk perangkat mobile. InfraRed sendiri, merupakan sebuah radiasi gelombang elektromagnetis dengan panjang gelombang lebih panjang dari gelombang merah, namun lebih pendek dari gelombang radio, yakni 0,7 mikro m sampai dengan 1 milimeter.

Kelebihan inframerah dalam pengiriman data
1.      Pengiriman data dengan infra merah dapat dilakukan kapan saja, karena pengiriman dengan inframerah tidak membutuhkan sinyal.
2.      Pengiriman data dengan infra merah dapat dikatakan mudah karena termasuk alat yang sederhana.
3.      Pengiriman data dari ponsel tidak memakan biaya (gratis)

Kelemahan inframerah dalam pengiriman data
1.      Pada pengiriman data dengan inframerah, kedua lubang infra merah harus berhadapan satu sama lain. Hal ini agak menyulitkan kita dalam mentransfer data karena caranya yang merepotkan.
2.      Inframerah sangat berbahaya bagi mata, sehingga jangan sekalipun sorotan infra merah mengenai mata
3.      Pengiriman data dengan inframerah dapat dikatakan lebih lambat dibandingkan dengan rekannya Bluetooth.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVBpQ2ebfIiY_6BW-l1drdLTbFJSKUk9p380spudg4CwtvOTC9QARG92mg1rLa6pv9vqqolUuRzl5dMLi7he-dCDJgRv0Y7Nitq6FA6FnJep5oBXlxxLT9-tfcc3YDhAGOswi43nnuWQO0/s1600/keyboard-infrared.jpg
Gambar Infra Merah
4.      Bluetooth
Bluetooth adalah teknologi yang memungkinkan dua perangkat yang kompatibel, seperti telepon dan PC untuk berkomunikasi tanpa kabel dan tidak memerlukan koneksi saluran yang terlihat. Teknologi ini memberikan perubahan yang signifikan terhadap peralatan elektronik yang kita gunakan.
Gambar Bluetooth


Pertemuan III "MEDIA TRANSMISI WIRE"

Pertemuan III
MEDIA TRANSMISI WIRE
A.      Media transmisi
=> adalah media yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.
B.      Kegunaan media transmisi
    Media transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan media transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, media transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel
C.      Karakteristik media transmisi
ž  Jenis alat elektronika
ž  Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
ž  Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
ž  Ukuran data yang dikirimkan
Di dalam komunikasi data, media transmisi yang digunakan dibagi kedalam dua jenis, yaitu:
ž  1. Media Transmisi wire (guided)
ž  2. Media Transmisi wireless (unguided)
                Media Transmisi guided, dibagi lagi menjadi tiga jenis, yaitu:


1.       KABEL KOAKSIAL
Þ     adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor.
Pada umumnya kabel coaxial diterapkan pada topologi bus, dengan panjang 180 meter dan menggunakan konektor BNC (untuk kabel coaxial tipe thin ethernet).Keunggulan kabel coaxial adalah memiliki bandwith yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Sementara kelemahan menggunakan kabel coaxial adalah jika kabel bermasalah maka komunikasi data akan terhenti).
Contoh dari kabel Koakcial
http://afdhol19.files.wordpress.com/2012/06/jenis-kabel-coaxial.jpg?w=300&h=239http://ariefrahman06463.files.wordpress.com/2011/07/penampang1.jpeg?w=614

Macam-macam jenis kabel coaxial:
a. Thick coaxial
                dikenal dengan nama 10Base5, biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan ethernet antar gedung. Kabel ini sulit ditangani secara fisik karena tidak flexibel, dan berat, namun dapat menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 dengan repeater.
b. Thin coaxial
 lebih dikenal dengan nama 10Base2 ,atau cheapernet, atau RG-58 ,atau thinnet. Biasanya thin coaxial digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring karena mudah ditangani secara fisik.
                Pada komunikasi data, jaringan LAN untuk aplikasi Voice Mail merupakan jaringan 10base2. Kabel thin-ethernet dibuat dengan kabel coax RG-58. Panjang minimal satu segment adalah 18 inchi. Pada kedua ujung kabel ini dipasangi konektor BNC. Dibutuhkan juga konektor T BNC. Kedua ujung segment kabel harus dipasangi BNC Terminator.
Satu Segmen terdiri dari:
ž  Kabel koaksial RG-58
ž  Sepasang konektor BNC
ž  Untuk menghubungkan sebuah node(Ethernet Card dengan BNC) digunakan BNC T
ž  Satu segmen harus diakhiri dengan terminator BNC
ž  Panjang minimum antara konektor BNC T adalah 18 inchi.

Kelebihan dan kekurangan kabel coaxial
ž  Kelebihan :
- hampir tidak terpengaruh noise
- harga relatif murah
ž  Kelemahan:
- penggunaannya mudah dibajak
- thick coaxial sulit untuk  dipasang  pada   beberapa jenis ruang

2.       TWISTED PAIR
Þ     Merupakan jenis kabel yang paling sederhana dibandingkan dengan lainnya dan saat ini paling banyak digunakan sebagai media kabel dalam membangun sebuah jaringan komputer. Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP), dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan.



Þ     Kabel Twisted Pair Ethernet terdiri atas dua jenis, yaitu:
1.Shielded Twisted Pair (STP) adalah kabel yang memiliki selubung pembungkus
2. Unshielded Twisted Pair (UTP). jenis UTP tidak memiliki selubung pembungkus, Untuk   koneksinya, kabel jenis ini menggunakan RJ-11 (Registerede Jack 11) atau RJ-45 (Registered Jack 45). Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 100 meter.
Standar Pemasangan Konektor UTP
=> Standar ini diatur oleh Electronic Industries Association (EIA). EIA membuat standar transmisi elektrik, termasuk yang digunakan pada pemasangan konektor RJ-45 dengan kabel UTP. Terdapat dua standar dalam pemasangan kabel UTP, yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B.
Contoh Kabel UTP
http://afdhol19.files.wordpress.com/2012/06/utp_cable1.jpg?w=150&h=122  http://afdhol19.files.wordpress.com/2012/06/standar-pemasangan-kabel-utp.gif?w=593
Kabel UTP Tipe Cross dan Straight
http://afdhol19.files.wordpress.com/2012/06/utp_crossed_colors.gif?w=230&h=300
=> Kabel UTP bertipe cross apabila ujung yang satu diterapkan standar A dan pada ujung yang diterapkan standar B. Jika kedua ujung kabel diterapkan standar yang sama, maka ia akan bertipe straigh.
=> Kabel bertipe straight digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis. Misalnya antara PC dengan Switch atau PC dengan Hub. Sedangkan kabel straight biasanya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sejenis. Misalnya PC dengan PC atau Switch dengan Switch.
3.       FIBER OPTIK
http://ariefrahman06463.files.wordpress.com/2011/07/fiberoptik1.jpeg?w=300&h=154http://ariefrahman06463.files.wordpress.com/2011/07/sinyal-fiber-optik1.jpeg?w=300&h=161
=> Fiber Optik adalah kabel yang mengantarkan cahaya melalui serat kaca. Kabel ini dapat terbuat dengan bahan plastik.
=> Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index.
Keuntungan serat optik
=> adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar.
Kelemahan serat optik
=> antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini.
                Serat optik adalah salah satu media transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kapasitas besar dengan kehandalan yang tinggi. Berlainan dengan media transmisi lainnya, maka pada serat optik, gelombang pembawanya bukan gelombang electromagnet atau listrik, akan tetapi sinar atau cahaya laser. Pada serat optik, sinyal digital data ditransmisikan dengan menggunakan gelombang cahaya sehinggan cukup aman untuk pengiriman data karena tidak bisa dicuri orang ditengah transmisi. Keinggulan lain dari fiber optik adalah dari segi kecepatan yaitu 100 Mbps sampai dengan 200,000 Mbps berdasarkan pengujian .
Prinsip kerja transmisi serat optik adalah sebagai berikut:
1. Cahaya dari suatu sumber masuk ke    silinder kaca atau plastik core.
2. Berkas cahaya dipantulkan dan dioperasikan sepanjang serat, sedangkan sebagian lagi diserap oleh material di sekitarnya.
pada serat optik terdapat 2 jenis transmisi, yaitu single mode dan  multimode
1. Multi Mode
                Perjalanan cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya terjadi melalui beberapa lintasan, karena itu disebut multi mode. Diameter inti (core) sesuai dengan rekomendasi dari CCITT G.651 sebesar 50 mm dan dilapisi oleh jaket selubung (cladding) sengan diameter 125 mm. Sedangkan berdasarkan susunan indeks biasanya serat optik multi mode meimliki dua profil yaitu granded index dan step index.
2. Single Mode
                Serat optik single mode / mono mode mempunyai diameter inti (core) yang sangat kecilo 3-10 mm, sehingga hanya satu berkas cahaya saja yang dapat melaluinya.
http://afdhol19.files.wordpress.com/2012/06/fibrtype.gif?w=593
Keunggulan serat optik dibandingkan dengan media yang lain :
a. Redaman transmisi yang kecil
b. Bidang frekuensi yang lebar
c. Ukuran kecil dan ringan
d. Tidak ada interferensi
Ø  Serat optik sangat bermanfaat untuk transmisi jarak yang bervariasi. Sebagai gambaran, jarak yang dapat ditempuh untuk transmisi data pada serat optik adalah sebagai berikut :
Jarak Jauh
Untuk jaringan telepon, berjarak 900 mil, berkapasitas 20.000 sampai 60.000 channel
Ø  Suara Metropolitan
Berjarak 7,8 mil dan dapat menampung 100.000 channel suara.
Ø  Daerah Luar
Berjarak antara 25 sampai 100 mil yang menghubungkan berbagai kota
Ø  Subcriper loop
Digunakan untuk menghubungkan central dengan pelanggan langsung
Ø   LAN
Digunakan dalam jaringan local menghubungkan antar kantor